Burnout Hybrid Working dan 7 Langkah Mengatasinya

February 8, 2022
Burnout

Table of Contents

Setiap dari Anda tentu pernah mengalami burnout ketika bekerja di kantor. Banyak tugas yang belum terselesaikan hingga problematika diluar kerja yang menyebabkan stress. Saat pandemi belum mengubah cara kerja banyak orang, hal sering diasosiasikan dengan kebosanan semata. Sedangkan, cara menyikapi budaya kerja pasca pandemi sudah diberlakukan model kerja yang lebih fleksibel, tapi burnout tetap bermutasi menjadi banyak permasalahan lain seperti virtual fatigue

Pada artikel ini Anda akan mengetahui bagaimana  cara untuk mengatasi permasalahan tersebut sesuai dengan kultur masyarakat pada tahun 2022.

Apa itu burnout?

Burnout adalah keadaan kelelahan emosional, fisik, dan mental yang disebabkan oleh stres yang berlebihan dan berkepanjangan. Istilah “burnout” diciptakan pada 1970-an oleh psikolog Amerika Herbert Freudenberger

Sebagai pekerja Anda tentu pernah atau bahkan sering mengalami kelelahan akibat stress yang berkepanjangan. Terutama jika Anda bekerja dibawah tekanan tinggi dan dinamika kerja yang statis dan monoton. Hal pertama yang muncul dipikiran Anda adalah tiap hari adalah hari yang buruk. 

mencari tahu apa penyebab stres berkepanjangan sangatlah penting
Memahami stres berkepanjangan sebagai langkah awal menuju work-life balance.

Penyebab burnout tahun 2022 

Penyebab burnout sangatlah bervariasi tergantung oleh tren kerja yang sedang terjadi. Sebelum pandemi penyebab utamanya adalah cara kerja yang mengharuskan Anda bekerja di kantor selama 8-10 jam per hari. 

Laporan terbaru dari Indeed Memang menemukan bahwa kelelahan para pekerja meningkat: 52%, dari semua pekerja merasa kelelahan, naik +9% dari survei yang dilakukan sebelum COVID-19. Penyebab utama kelelahan fisik dan mental ini sebelum COVID-19 adalah perasaan terisolasi di kantor sehingga kurang memperhatikan work-life balance pekerja.

Selama pandemi laporan tersebut mengatakan bahwa pekerja dari segala usia dan jenis mengalami dampak stres, kelelahan, dan tantangan kesehatan mental juga. Mereka yang bekerja secara virtual lebih merasa kelelahan dan semakin memburuk selama pandemi sebesar 38%.

Dapat disimpulkan bahwa metode kerja work from home menjadi penyebab utama pekerja mengalami masalah ini. Rasa lelah, bosan, dan stress yang  dirasakan para pekerja full-time work from home tidak jauh berbeda dengan yang dirasakan para pekerja ketika full-time work from office. 

burnout memiliki banyak faktor pemicu salah satunya kebosanan panjang

Burnout tetap menghampiri para Hybrid worker 

Meski sudah ada usulan mengenai cara kerja yang lebih fleksibel, nyatanya rasa kelelahan dan stress berkepanjangan tetaplah ada. Bedanya adalah burnout tersebut dikarenakan para pekerja dihadapkan oleh perubahan cara kerja dalam waktu singkat. 

Tidak meratanya kebijakan mengenai hybrid working tentu membuat para pekerja mengalami kebingungan dalam memilih lingkungan kerja  mereka. Para pekerja harus memberikan kinerja terbaik mereka dan bekerja dilingkungan yang tidak menentu. 

Hybrid worker yang sedang burnout
Hampir setiap pekerja mengalami fenomena ini termasuk pekerja hybrid.

Dampak dari burnout

Apa yang terjadi jika Anda menghadapi masa yang berat ini dan tidak mengatasinya? Menurut Harvard Business Review berpendapat akan bagaimana stres di tempat kerja berdampak pada kematian dan biaya kesehatan di Amerika Serikat dan menemukan bahwa hal itu menyebabkan hampir 120.000 kematian dan hampir $190 miliar pengeluaran setiap tahun.

Kelelahan pekerja menyebabkan tingkat kepercayaan yang lebih rendah dalam tim dan berkurangnya keterlibatan pekerja, yang dapat berdampak negatif pada kepuasan kerja dan performa perusahaan. Sebagai pekerja mengatasi kelelahan yang berkepanjangan ini sangatlah penting bagi karir Anda karena akan berdampak pada produktivitas Anda.

Tujuan mengatasi burnout

Tujuan utamanya bukanlah untuk menghilangkannya selamanya, namun untuk bersiap jika hal itu datang. Pada dasarnya kelelahan yang disebabkan oleh stres berkepanjangan ini merupakan hal yang tidak berbahaya jika Anda tahu cara mengatasinya dan menjadi bahaya jika Anda mengabaikannya.

7 langkah mengatasi burnout

langkah mengatasi burnout saat hybrid working
Langkah mengatasi burnout sangatlah penting untuk dilakukan agar tidak berkelanjutan.

Berhenti bekerja sejenak  

Hal pertama yang sangat normal untuk dilakukan adalah untuk berhenti bekerja sejenak. Bekerja dalam kondisi fisik dan mental yang buruk cenderung tidak akan membawa hal baik. Cobalah meyakinkan diri untuk berhenti sejenak meski disaat yang kurang tepat. 

Sadari bahwa Anda lelah

Kemudian Anda perlu menyadari dan memberi perhatian bahwa diri Anda itu sedang lelah. Jujur pada diri sendiri adalah kunci agar Anda dapat mulai menyadari diri Anda kelelahan. Sebutkan hal-hal yang menjadi faktor utama Anda merasa lelah.

Lakukan self-reward

Putuskan untuk memulangkan diri ke rumah atau ke tempat makan yang Anda sukai. Melalui makanan yang enak bagi Anda, hal itu dapat memberikan kekuatan dan sedikit rasa senang dalam menghadapi hari yang buruk. 

Hangout dengan sahabat atau orang terdekat lainnya

Apabila fisik Anda tidak ada yang sakit atau kelelahan pastikan Anda memberikan waktu untuk quality time dengan orang terdekat Anda. Hal tersebut akan membantu Anda meringankan beban psikologis yang ada. 

Sebuah penelitian dalam jurnal Emotion Review  menyatakan bahwa berbagi cerita untuk melepaskan stres adalah mekanisme penanggulangan masalah yang umum, dan pada akhirnya dapat mengurangi stres seseorang.

Jaga konsumsi media sosial Anda

Pada beberapa tahun belakangan, sosial media sangatlah berperan dalam hidup kita. Media sosial apabila digunakan dengan baik akan bermanfaat bagi hidup seseorang namun akan menjadi sumber stres jika tidak digunakan dengan baik. Cara termudah adalah membatasi penggunaan sosial media atau mulai memperbaiki algoritma konten Anda dengan konten-konten yang positif dan berada di dalam kontrol Anda. Jangan biarkan diri Anda menonton konten yang dapat meracuni pikiran Anda.

Mencari lingkungan kerja yang berbeda dan berkoneksi dengan orang baru 

Mencari lingkungan baru tidak serta merta Anda berpindah kantor. Namun lebih berfokus pada lingkungan tempat Anda bekerja. Jika Anda mendapat kebebasan memilih tempat kerja Anda, mulai biasakan untuk mendatangi tempat yang tepat seperti coworking space. Jika Anda mendatangi tempat lain yang tidak ditujukan untuk bekerja seperti cafe atau restoran akibatnya adalah suasana kerja yang kurang kondusif. Pemilihan tempat yang tidak tepat dapat memicu stress berlebih karena dihadapkan oleh suasana yang tidak sefrekuensi. 

Dalam memilih coworking space Anda tidak perlu merasa khawatir dan terbebani. Deskimo memberikan informasi yang Anda butuhkan untuk menemukan workdesk atau meeting room terdekat Anda. Segala fasilitas seperti internet, air mineral, dan kopi sudah termasuk sebagai fasilitas di dalamnya. Dengan menempatkan diri pada sebuah coworking space Anda sangat berpotensi untuk bertemu dengan orang baru disana yang dapat memberikan suasana dan perspektif baru bagi Anda. 

Merapikan pekerjaan sebelum kembali memulai untuk bekerja

Sekarang Anda sudah siap untuk bekerja namun perlu dicatat bahwa ada pekerjaan yang perlu dirapikan terlebih dahulu. Biasakan untuk mengatur pekerjaan serapi mungkin agar Anda tidak terbebani ketika mengerjakannya. Mulailah ketika Anda sudah siap, dan selalu ingat 7 langkah tadi kapanpun rasa lelah akibat stres berkepanjangan menghampiri Anda.

merapikan pekerjaan saat hybrid working
Melihat pekerjaan yang rapi membuat anda lebih tenang dan nyaman untuk mengerjakannya.

Kesimpulan

Burnout bukanlah suatu hal yang dapat dihilangkan namun harus diperhatikan dan diatasi dengan tepat. Cara mengatasi yang tepat selalu merujuk pada kondisi biologis, psikologis, dan sosial seseorang. Pastikan ketiga kondisi tersebut tercukupi dan terpenuhi, maka Anda akan dapat melewati masa sulit ini.

Share the love
Reading is to the mind what exercise is to the body. Therefore, read on.
—Richard Steele + Deskimo

Meet Deskimo

The app for finding curated workspaces in Hong Kong, Singapore and Indonesia.

Find a workspace wherever you are

Deskimo’s independent network of office locations are diverse and distributed. Find the right office for you within walking distance.

No need to reserve ahead of time

Deskimo workspaces are as ready as you are. Find a workspace when you need it, with instant check-in.

Never pay

for unused time

No subscriptions or commitments. With the Deskimo mobile app, pay only for the time that you use, not a minute more.

Deskimo is backed by Y Combinator, the world's top startup accelerator.
On its day of release, Deskimo was listed as the #3 product on Product Hunt.