Prokrastinasi vs Pra-krastinasi: Ketepatan Dalam Bekerja Hybrid

April 9, 2022
prokrastinasi

Table of Contents

Hampir disetiap perjalanan seorang pekerja, pasti pernah mengalami fase menunda pekerjaan ketika hybrid working. Salah satu penyebab umum seseorang menunda pekerjaan adalah karena kurang patuh pada rencana kerja yang telah dibuat. Dalam mengatasi prokrastinasi seorang pekerja kemudian merasa bahwa mengerjakan pekerjaan asal cepat itu baik. Melakukan pekerjaan asal cepat dan asal lebih awal disebut sebagai Pra-krastinasi. 

Apa itu prokrastinasi?

Menurut Merriam Webster, prokrastinasi adalah menunda secara sengaja pekerjaan yang seharusnya dikerjakan. Kurangnya self-determination dinilai menjadi faktor utama seseorang menunda pekerjaan. Dalam prakteknya untuk mengatasi kebiasaan menunda pekerjaan, seseorang mengandalkan tekanan dari luar. Baik tekanan dari atasan ataupun ancaman dari deadline pekerjaan. Namun hal tersebut bukanlah solusi tuntas akan kebiasaan ini dan cenderung akan sering kambuh. 

kebiasaan menunda pekerjaan ketika hybrid working
Kebiasaan menunda pekerjaan sering dialami secara sadar maupun tidak sadar oleh para pekerja. Photo by Matheus Vinicius on Unsplash

Apa itu Pra-krastinasi?

Kebalikan dari prokrastinasi, Pra-krastinasi merupakan cara bekerja secara lebih cepat dan lebih awal. David Rosenbaum, seorang profesor psikologi di University of California, Riverside, menerbitkan sebuah penelitian pada tahun 2014 di mana ia menciptakan istilah “pra-krastinasi,” yang didefinisikan sebagai kecenderungan untuk terburu-buru mengerjakan suatu pekerjaan atau kegiatan, bahkan dengan mengorbankan usaha lebih. Namun, sebelum istilah ini ada, kita mengenalnya dengan istilah bekerja asal cepat selesai. Mengerjakan pekerjaan secara cepat dan lebih awal tanpa memperhatikan kualitas dan efektivitas kerja juga tidak baik. Seorang pekerja berorientasi pada kecepatan kerja dan asal selesai lebih awal memang terlihat positif. 

Faktanya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti membuat jurnal kerja, mengatur prioritas tugas, melakukan pengecekan, dan pada akhirnya dikumpulkan. Pra-krastinasi cenderung memberikan ilusi bahwa seseorang sedang melakukan hal yang tepat. Padahal hal tersebut tidak menjamin hasil kerjanya. 

Sebagai solusi prokrastinasi seseorang cenderung bekerja asal cepat selesai. Photo by LinkedIn Sales Solutions on Unsplash

Penyebab prokrastinasi dan Pra-krastinasi ketika hybrid working

Jika seseorang menunda pekerjaan umumnya mereka sedang mengalami burnout, kekurangan motivasi untuk mengerjakan, atau beban kerja yang diluar kemampuannya. Hal ini tentu memberikan perasaan yang tidak enak karena seseorang harus dihadapkan dengan kekurangan mereka. Ketika hybrid working seseorang memiliki berbagai aktivitas yang tidak berkaitan dengan pekerjaan dan umumnya mengalihkan fokus mereka. Selama anda hybrid working, anda dapat memilih tempat kerja yang kondusif untuk menjaga efektivitas kerja anda. Hindari lingkungan kerja yang dapat memicu anda untuk menunda pekerjaan.

Pada sisi lain, Pra-krastinasi memiliki penyebab yang relatif berbeda. Memiliki beban pikiran akan pekerjaan tentu membuat seseorang tidak tenang. Mengerjakan pekerjaan lebih cepat dan awal membuat pelaku Pra-krastinasi merasa lebih tenang. Padahal bekerja bukan hanya sekedar menghilangkan beban pikiran, ada tanggung jawab atas kualitas kerja yang harus dijaga. Memang mengerjakan pekerjaan lebih awal dan cepat dapat memberikan rasa puas, namun hal tersebut hanya bertahan sementara. Pekerjaan yang asal cepat, pada akhirnya hanya akan menciptakan revisi atau pengulangan pekerjaan yang menyusahkan anda. 

untuk menghindari prokrastinasi, bekerja lebih awal dan asal cepat selesai jadi pilihan
Anggapan yang kurang tepat bahwa bekerja lebih awal akan lebih baik. Photo by Annie Spratt on Unsplash

Solusi  untuk prokrastinasi dan Pra-krastinasi

1. Membuat rencana kerja

Menjaga agar tetap bekerja tepat dan berkualitas, usahakan bekerja secara terencana dan berorientasi pada kualitas. Sehingga anda dapat bekerja sesuai waktu yang telah ditentukan dan memaksimalkan hasil. Rencana kerja merupakan agenda harian akan pekerjaan yang harus anda kerjakan termasuk alokasi waktunya.

 Mengingat ketika hybrid working anda memiliki aktivitas lain disaat jam kerja, pastikan untuk mencantumkannya juga. Hal ini berguna agar anda dapat memonitor aktivitas anda agar lebih padat dan tidak bertabrakan. Selama anda mematuhi jadwal yang telah anda tentukan ini, setiap pekerjaan akan tersentuh secara maksimal. 

2. Atur prioritas tiap tugas

Buatlah prioritas tugas pada pekerjaan anda hari itu. Kesalahan dalam menentukan prioritas akan membuat anda kesulitan ketika dimintai pertanggung jawaban. Pekerjaan sangatlah sensitif dengan yang namanya deadline. 

Pastikan pekerjaan yang urgent dapat anda selesaikan terlebih dahulu. Begitu juga dengan prioritas kegiatan lain diluar kerja, dahulukan kegiatan yang lebih mendesak. Tujuannya agar porsi waktu kerja anda tidak berantakan karena anda harus melakukan kegiatan lain yang mendesak. 

3. Memilih tempat kerja yang menunjang produktivitas

Salah satu  faktor terbesar dalam bekerja adalah pemilihan tempat kerjanya. Jika rumah tidak kondusif dan kantor terlalu membosankan, coba kunjungi coworking space. Suasana di coworking space umumnya membuat anda lebih terdorong untuk bekerja. Sebab, anda dikelilingi oleh para pekerja lain yang sedang produktif juga. Semangat kerja yang tertular tersebut dapat meningkatkan fokus anda selama di coworking space. 

Temukan coworking space terdekat anda melalui Deskimo apps. Tersedia berbagai macam hotdesk dan meeting room untuk menunjang aktivitas kerja anda. Melalui Deskimo anda dapat booking dan membayar sesuai durasi penggunaan saja. Sesuaikan jam penggunaan anda dengan kebutuhan anda, serta maksimalkan setiap waktu anda untuk bekerja secara efektif. 

4. Biasakan bekerja secara efektif

Bekerja secara efektif dapat menghemat banyak waktu anda namun tetap menjaga kualitas kerja. Cobalah untuk bekerja sesuai dengan rencana kerja  yang telah anda tetapkan sehingga deadline dapat tercapai. Pastikan setiap menit yang anda gunakan memberikan progress pada pekerjaan anda. Sehingga tidak ada waktu yang terbuang sia-sia yang mengancam aktivitas anda yang lain. 

kebiasaan bekerja efektif untuk mengatasi prokrastinasi
Kebiasaan bekerja efektif akan memberikan kemudahan dalam bekerja berupa keteraturan. Photo by Paige Cody on Unsplash
Share the love
Reading is to the mind what exercise is to the body. Therefore, read on.
—Richard Steele + Deskimo

Meet Deskimo

The app for finding curated workspaces in Hong Kong, Singapore and Indonesia.

Find a workspace wherever you are

Deskimo’s independent network of office locations are diverse and distributed. Find the right office for you within walking distance.

No need to reserve ahead of time

Deskimo workspaces are as ready as you are. Find a workspace when you need it, with instant check-in.

Never pay

for unused time

No subscriptions or commitments. With the Deskimo mobile app, pay only for the time that you use, not a minute more.

Deskimo is backed by Y Combinator, the world's top startup accelerator.
On its day of release, Deskimo was listed as the #3 product on Product Hunt.