Overthinking di Tempat Kerja Yang Dapat Mencuri Produktivitas

June 29, 2022
overthinking kerja

Table of Contents

Sebagian dari kita sering kali harus berhadapan dengan overthinking setiap harinya terkait berbagai hal. Hal yang paling sering menjadi bahan lamunan kita atau kegelisahan kita adalah pekerjaan. Sebab, pekerjaan memakan banyak waktu dalam hidup kita dan alasan mengapa kita bisa membayar pengeluaran kita. Meski begitu, tidak selamanya dibenarkan apabila Anda memikirkan pekerjaan lebih dari yang seharusnya bahkan mengganggu istirahat. Terlebih, apabila hal tersebut merupakan asumsi ataupun sebuah pemikiran yang tidak rasional. Tentu hal tersebut sangat mengancam kesehatan mental Anda yang kemudian akan mengganggu aktivitas Anda yang berimbas pada produktivitas

Memikirkan secara berlebih sebuah tugas atau tanggung jawab, seringkali tidak kita sadari. Baik atau tidaknya sangatlah relatif, sebab hal tersebut tergantung pada cara setiap orang memandang sebuah kemajuan kerja atau hasil kerja. Baik apabila hal tersebut membantu Anda mengevaluasi diri, buruk apabila hal tersebut membuat Anda tenggelam pada perasaan gelisah dan mengganggu aktivitas termasuk pekerjaan itu sendiri. Bagaimanapun juga kebiasaan buruk yang Anda bawa pada tempat kerja ini akan mencuri banyak fokus kerja.

Mengenal overthinking sang pencuri fokus kerja

Seperti yang mungkin sudah kita ketahui, overthinking adalah memikirkan sebuah hal terlalu lama dan berlebih. Seringkali hal tersebut muncul tanpa kita sadari, dan membuat pikiran kita teralihkan padanya. Hal tersebut mungkin terkesan sepele dan tidak membawa dampak buruk bagi Anda pada awalnya. Nyatanya banyak fokus yang hilang pada hari dimana Anda seharusnya memberikannya pada pekerjaan. Akibatnya tenaga fisik dan mental Anda diam-diam terkuras dan membuat Anda lebih mudah lelah padahal pekerjaan belum banyak kemajuan. Membiarkan kebiasaan ini mengontrol pikiran Anda juga mendekatkan Anda para burnout,  stres berkepanjangan, dan minimnya produktivitas kerja.

apa itu overthinking
Performa kerja sangat bergantung pada jumlah fokus yang dapat diberikan.
Foto oleh Anna Shvets dari Pexel

Mengapa sebaiknya Anda mulai menghentikan kebiasaan overthinking di tempat kerja

Tempat Anda bekerja merupakan satu-satunya tempat dimana diharapkan dapat mengerahkan setiap tenaga dan pikiran untuk sebuah hasil kerja. Hampir tidak ada ruang bagi Anda memikirkan hal lain selama jam kerja Anda, karena tugas kerja akan selalu datang. Apalagi ruang bagi Anda melamun karena merasa tidak berdaya akibat memikirkan berlebih sebuah pikiran negatif yang belum tentu terjadi ataupun sudah terjadi. Memikirkan hal tersebut tidak membuat Anda dapat mengembalikan waktu untuk mengubahnya. 

Fokus kerja sangat dibutuhkan untuk menjaga produktivitas kerja harian, terlepas Anda menyukainya atau tidak. Hal terakhir yang Anda inginkan adalah mendapat sebuah teguran atau pemecatan akibat terlalu sering hilang fokus selama jam kerja. 

Sisi baiknya, dengan menghentikan kebiasaan tersebut Anda dapat menjalani pekerjaan Anda dengan lebih tenang dan minim kegelisahan. Sebab, Anda akan lebih rileks dan memiliki perhatian penuh dengan segala hal yang ada hubungannya dengan pekerjaan Anda. Hubungan dengan rekan kerja dan atasan akan jauh lebih baik apabila Anda tidak sedang membawa pikiran negatif tersebut ke tempat kerja. Pada akhirnya Anda akan jauh lebih tahan banting mengatasi pikiran tersebut dan tidak mengancam hubungan Anda dengan rekan kerja maupun atasan. 

stop overthinking di kantor
Hindari memikirkan hal-hal diluar pekerjaan secara berlebihan di tempat kerja.
Foto oleh Yan Krukov dari Pexels

Cara untuk mengatasi overthinking adalah dengan menyadarinya

Tidak ada satu orang pun menginginkan pikiran buruk hadir, terlebih apabila hal tersebut terjadi pada saat jam kerja. Seringkali kedatangannya pun juga secara tiba-tiba tergantung dari stimulus yang kita terima. Apabila kita merasa mudah gelisah apabila pekerjaan menumpuk, keberadaan berkas dokumen yang menggunung dapat memicu datangnya pikiran berlebih tersebut. 

Dengan menyadari saat kita memikirkan sebuah hal secara berlebih dapat menyelamatkan Anda dari perasaan tidak berdaya. Ketika kita memiliki kesadaran, kita memiliki kontrol akan diri kita saat itu. Itu adalah waktu dimana kita dapat memutuskan untuk berhenti memikirkannya atau menyerah pada ketidakberdayaan. Cara untuk berhenti memikirkannya adalah dengan cara menerima dan ikhlas akan perasaan atau pikiran negatif tersebut. Memang terdengar mudah diucapkan daripada dilakukan, namun hal tersebut merupakan satu-satunya pilihan Anda. 

Apabila Anda ingin membuat sebuah koreksi atau improvement pada sebuah hal, memikirkannya secara berlebihan bukanlah solusi. Namun, menuangkannya menjadi sebuah evaluasi dan strategi akan lebih membantu Anda. Sehingga jika Anda masih menahan terus pikiran negatif tersebut, fase evaluasi dan pengembangan diri akan sulit Anda wujudkan. 

menyadari ketika overthinking
Mengambil alih kontrol atas diri merupakan step awal untuk dapat mengelola pikiran.
Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels

Dinamika dalam bekerja sangatlah kompleks dan padat 

Banyak hal yang mungkin Anda hadapi dalam pekerjaan Anda berada diluar kendali Anda. Akan sangat melelahkan apabila Anda memikirkan hal yang tidak dapat Anda kendalikan. Sebuah ekspresi murung pada rekan kerja Anda tidak selamanya itu tentang dan disebabkan oleh Anda. Namun, jika waktunya tepat Anda dapat menanyakan kepadanya daripada berpikir negatif tentang ekspresi tersebut. Bisa jadi ia sedang memikirkan sebuah masalah kerja yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan Anda. Hampir tidak mungkin Anda memikirkan semua hal secara berlebih alih-alih ingin mengontrolnya sesuai keinginan Anda. 

dinamika kerja yang padat
Gunakan waktu kerja untuk memaksimalkan output kerja agar tidak menumpuk dan membebani.
Foto oleh Yan Krukov dari Pexels

Tempat kerja yang tidak tepat dapat memicu overthinking 

Kebiasaan kerja pada tempat yang tidak seharusnya untuk bekerja akan mudah memicu berbagai jenis pikiran dan perasaan. Pengkondisian tempat kerja sangat berpengaruh terhadap stimulus yang Anda dapatkan ketika bekerja. Apabila Anda bekerja di rumah, Anda akan terpapar oleh berbagai pikiran mengenai tanggung jawab di rumah. Padahal itu adalah saat Anda harus bekerja dan memberikan perhatian penuh. Sama halnya dengan kita bekerja di cafe, bagi beberapa orang hal tersebut memicu stimulus untuk memikirkan hubungan pribadi dengan teman dan juga pasangan.

Mengingat bahwa di cafe banyak orang nongkrong ataupun quality time bersama sang pacar. Pemandangan tersebut akan mendistraksi Anda dengan melakukan penilaian hubungan Anda dengan teman maupun pasangan. Meski memang Anda mungkin sedang memiliki permasalahan tersebut, saat jam kerja seharusnya pikiran itu harus kita tunda terlebih dahulu. 

Itulah gunanya pengkondisian pada tempat kerja yang memang didesain untuk bekerja. Kantor, serviced office, atau coworking space merupakan sebuah tempat yang sangat minim memicu Anda untuk memikirkan berlebih masalah diluar pekerjaan. Seperti yang kita ketahui, dalam pekerjaan pun kita masih dapat terpicu oleh pikiran negatif, apalagi berada tempat umum dengan lebih banyak stimulus yang tidak relevan dengan pekerjaan. Hal tersebut semakin mempersulit Anda mendapatkan fokus apalagi menghilangkan kebiasaan buruk ini. 

Pilihlah tempat yang strategis untuk menjaga fokus kerja agar tidak mudah kacau.
Foto oleh Ivan Samkov dari Pexels

Coworking space menjadi tempat strategis untuk fokus bekerja

Selain dapat menghindarkan Anda dari distraksi yang berujung pada overthinking, coworking space memberikan sebuah stimulus untuk Anda memikirkan pekerjaan saja. Perasaan negatif atau asumsi negatif akan sebuah tugas kerja akan sangat minim, apabila Anda merasa nyaman dan tenang pada tempat dimana Anda bekerja. Mengontrol sebuah pikiran negatif memanglah berawal dari dalam diri, namun hal tersebut perlu dukungan eksternal seperti tempat kerja yang tepat agar lebih mudah tercapai. 

Temukan coworking space dan serviced office terdekat melalui Deskimo. Tersedia berbagai hot desk dan meeting room untuk menjaga produktivitas harian Anda. Hanya melalui Deskimo app akses tempat kerja dimudahkan dan hanya membayar sesuai durasi penggunaan saja. 

coworking space
Suasana di coworking space membuat anda lebih nyaman untuk berpikir akan pekerjaan hari itu.
Foto oleh Kindel Media dari Pexels

Share the love
Reading is to the mind what exercise is to the body. Therefore, read on.
—Richard Steele + Deskimo

Meet Deskimo

The app for finding curated workspaces in Hong Kong, Singapore and Indonesia.

Find a workspace wherever you are

Deskimo’s independent network of office locations are diverse and distributed. Find the right office for you within walking distance.

No need to reserve ahead of time

Deskimo workspaces are as ready as you are. Find a workspace when you need it, with instant check-in.

Never pay

for unused time

No subscriptions or commitments. With the Deskimo mobile app, pay only for the time that you use, not a minute more.

Deskimo is backed by Y Combinator, the world's top startup accelerator.
On its day of release, Deskimo was listed as the #3 product on Product Hunt.